Menyambut bulan Ramadhan, di bawah ini adalah data hasil perhitungan hisab dari seorang Guru MAN/MANU Buntet Pesantren Cirebon. Beliau mendalami hisab sudah cukup lama, dan hasil hisabnya bisa dilihat apakah sama persis dengan hisab ala NU, Muhammadiyah, atau Pemerintah.
Hisab Awal Bulan
Untuk Tiga Bulan-bulan Penting
1. Awal Ramadhan 1428 H
Ijtima’ awal Ramadlan 1428 H, terjadi pada hari selasa legi tanggal 11 Spetember 2007 pukul 19.48 WIB. Situasi pukul 17.44 (saat maghrib) di Cirebon (6,7 ºS, 108,6 ºT) tanggal 11 September 2007.
Deklinasi Matahari : 4,615º
Azimut Matahari : 274,479º
Tinggi Matahari : -1,379º
Deklinasi Bulan : 4,118º
Azimut Bulan : 233,832º
Tinggi Bulan : -2,560º
Berdasarkan hisab ini tanggal 1 Ramadhan 1428 H, bertepatan dengan hari Kamis Pon tanggal 13 September 2007.
2. Awal Syawal 1428 H
Ijtima’ awal Syawal 1428 H, terjadi pada hari Kamis legi tanggal 11 Oktober 2007 pukul 12.05 WIB. Situasi tanggal 11 Oktober pukul 17.39 (saat Maghrib) di Cirebon (6,7 ºS, 108,6 ºT).
Deklinasi Matahari : -6,962º
Azimut Matahari : 262,837º
Tinggi Matahari : -1,145º
Deklinasi Bulan : -11,232º
Azimut Bulan : 258,720º
Tinggi Bulan : 0,390º
Bedasarkan hisab ini tanggal 1 Syawal 1428 H. bertepatan dengan hari Sabtu Pon tanggal 13 Oktober 2007.
3. Awal Dzulhijjah 1428 H
Ij’tima’ awal Dzulhijjah 1428 H, terjadi pada hari Senin legi tanggal 10 Desember 2007 pukul 00.40 WIB. Situasi tanggal 9 Desember 2007 pukul 17.53 (saat Maghrib) di Cirebon (6,7 ºS, 108,6 ºT)
Deklinasi Matahari : -22,803º
Azimut Matahari : 246,851º
Tinggi Matahari : -1,080º
Deklinasi Bulan : -27,300º
Azimut Bulan : 241,829º
Tinggi Bulan : -3,974º
Bedasarkan hisab ini tanggal 1 Dzulhijjah 1428 H. bertepatan dengan hari Selasa Pahing tanggal 11 Oktober 2007.
Catatan :
Wallahu A’lam
Buntet Pesantren, 7 Rajab 1428/22 Juli 2007
Penghisab,
HN. BAKAR SIDKI,. BA.,AMD.,SH
Guru MAN/MANU Buntet Pesantren Cirebon
Hisab untuk Makkah (21,42 ºU, 39,83 ºT )
1. Awal Ramadhan 1428 H.
Ijtima’ : 11 September 2007 M. pukul 15.48 LT (waktu Makkah), situasi tanggal 11 September 2007 pukul 18.2 LT
Deklarasi Matahari : 4,54º
Azimat Matahari : 275,315º
Tinggi Matahari : -1,069º
Deklinasi Bulan : 2,975º
Azimat Bulan : 273,599º
Tinggi Bulan : -0,994º
2. Awal Syawal 1428 H.
Ijtima’ : 11 Oktober 2007 M Pukul 08.05 LT situasi
11 Oktober 2007 M pukul 17,59 LT
Deklarasi Matahari : 4,54º
Azimat Matahari : 262,893º
Tinggi Matahari : -1,155º
Deklinasi Bulan : -12,170º
Azimat Bulan : 257,086º
Tinggi Bulan : -0,491º
3. Awal Dzulhijjah 1428 H
Ijtima’ : 9 Desember 2007 Pukul 20.40 LT situasi tanggal 9 Desember 2007 Pukul 17.38 LT
Deklarasi Matahari : -22,870º
Azimat Matahari : 245,870º
Tinggi Matahari : -1,240º
Deklinasi Bulan : -27,600º
Azimat Bulan : 242,287º
Tinggi Bulan : -4,791º
Hisab untuk Sabang (5,9 ºU, 95,3º)
1. Awal Ramadhan 1428 H
Ijtima’ : 11 September 2007 pukul 19.48 WIB
Situasi tanggal 11 September 2007 pukul 18.40 WIB
Deklarasi Matahari : 4,600º
Azimat Matahari : 274,720º
Tinggi Matahari : 0,784º
Deklinasi Bulan : 3,892º
Azimat Bulan : 274,116º
Tinggi Bulan : -1,722º
2. Awal Syawal 1428 H
Ijtima’ : 11 Oktober 2007 pukul 12.05 WIB
Situasi tanggal 11 Oktober 2007 pukul 18.27 WIB
Deklarasi Matahari : -6,924º
Azimat Matahari : 263,076º
Tinggi Matahari : 0,832º
Deklinasi Bulan : -11,399º
Azimat Bulan : 258,259º
Tinggi Bulan : -0,029º
3. Awal Dzulhijjah 1428 H
Ijtima’ : 10 Desember 2007 pukul 00.40 WIB
Deklarasi Matahari : -22,805º
Azimat Matahari : 247,146º
Tinggi Matahari : 0,836º
Deklinasi Bulan : 27,326º
Azimat Bulan : 242,989º
Tinggi Bulan : -4,740º
Wallahu A’lam
Buntet Pesantren, 7 Rajab 1428/22 Juli 2007
Penghisab,
HN. BAKAR SIDKI,. BA.,AMD.,SH
Guru MAN/MANU Buntet Pesantren Cirebon
heigh="200"



Silahkan Anda berkomentar di sini…
Oleh: buntetpesantrencom on September 9, 2007
at 4:46 am
mo tanya…::
khan tgl 11 baru besok.,.. kok dah muncul kesimpulannya… cara nya seperti apa ya? awam saya :malu:
Oleh: dobelden on September 10, 2007
at 6:45 am
@dobelden
Perhitungan hisab itu semua negara memliki dari mulai Nasa hingga LAPAN memiliki perhitungan benda-benda angkasa. Jadi bukan menentukan perhitungan bulan dan matahari saja. Planet2 lain terhitung dengan rapih. Semisal Callender Nautica itu rutin diterbitkan setiap tahun dari USA.
Itu adalah standar kalender internasional…. Muhammadiyah, NU, Persis dan banyak para ulama dan ahli tata surya mengenal hal tersebut. Kebetulan penulis adalah guru fisika yang mengenal semua itu…
Singkatnya, hisab semua itu sama… hanya yang bikin berbeda adalah rukyat. Bukankah untuk satu tahun kalender peringatan2 itu sudah bisa dibuat? itulah hisab… wallahu ‘alam.
Oleh: buntetpesantrencom on September 10, 2007
at 7:05 am
aslm, terima kasih atas infonya pak
Oleh: julfan on September 10, 2007
at 7:33 am
oh begitu ya…
tp dari record ini dah bisa diambil kesimpulannya? kira2 yg mendasari apa ya?
Ijtima’ awal Ramadlan 1428 H, terjadi pada hari selasa legi tanggal 11 Spetember 2007 pukul 19.48 WIB. Situasi pukul 17.44 (saat maghrib) di Cirebon (6,7 ºS, 108,6 ºT) tanggal 11 September 2007.
syukran
dobelden
sabar ya mas
Ha.. kalau masalah itu saya tidak bisa menjawab nanti menunggu jawaban penulis, aku hanya admin saja heheh
Oleh: dobelden on September 10, 2007
at 7:36 am
Make peace, not war!
Oleh: Kaphimpains on Januari 14, 2008
at 12:47 am
kahng maaf, mau nanya masalah perbedaan hisab antara muhamnmadiyah dengan persis. apa sih yang membedakannya. terimakasihhhhh.
Oleh: alfad on Juli 26, 2008
at 2:11 pm